Undang-undang ITE merupakan undang-undang yang sangat dibutuhkan masyarakat di Indonesia untuk dapat mendapatkan landasan legal guna melakukan transaksi elektronik, atau dapat diaktakan untuk mengesahkan adanya dunia transaksi digital sehingga bisa mengeluarkan Indonesia dari embargo transaksi elektronik dunia. Sebelum adanya undang-undang ini, maka transaksi elektronik terutama di bidang financial terhadap Indonesia sulit dijamin keberlangsungannya, mungkin mirip dengan deal dengan suatu perompak di Negara antah barantah. Untunglah kini pemeritnah bersama DPR telah berhasil mengesahkan undang-undang ITE tersebut. Satu hal yang sangat disayangkan adalah disuntikkannya pasal keanehan dalam undang-undang ITE, atau yang serit disebut para pakar hukum sebagai pasal ngaret. Pasal ngaret bermula dari rezim represif Orba yang menggunakan pasal-pasal subversive untuk menekan kompetitornya, guna mempertahankan kelangsungan rezimnya, dengan dalih utamanya adalah kestabilan nasional, dimana pada ujungnya merupakan kestabilan konstelasi – tatanan ekonomi, sehingga menjamin pihak asing yang melakukan kegiatan usaha – investasi di dalam negeri. Pasal-pasal ngaret yang merupakan subset di dalamnya berupa meng-enable kemungkinan untuk menangkap semua orang yang melakukan pencemaran nama baik. Hal ini sebenarnya sama juga, yaitu untuk menjaga kewibawaan suatu rezim yang biasanya represif. Karena kalo tidak represif, untuk apa menangkap orang-orang yang mempunyai opini berbeda atau bertentangan? Mustinya ada suatu sistem lain yang menggantikan model pasal ngaret ini. Mengingat saat ini ada hal penting yang dipertaruhkan, yaitu UU ITE. Undang-undang tersebut teramat penting mengingat ini menjamin berlangsungnya transaksi digital yang merupakan paradigma transaksi financial baru di era digital. Meskipun UU ITE juga diterapkan di ranah yang luas, tidak hanya financial, namun juga apapun bukti-bukti digital di semua bidang.Hal yang teramat penting ini sayangnya masih dinodai dengan keberadaan pasal ngaret untuk menangkapi orang-orang yang mempunyai opini berbeda, dengan tuduhan : mencemarkan nama baik. Korban-korban UU ITE ini telah makin berjatuhan, Pada masa lalu ada beberapa orang yang hampir saja diseret ke meja hijau akibat pasal pencemaran nama baik dalam UU ITE ini, namun bisa dibatalkan karena ada reaksi cepat dari masyarakat hokum dan IT. Namun akhir-akhir ini telah nyata-nyata jatuh korban sehingga menjebloskan seseorang seehingga meringkuk di bui. Nama yang terkenal saat ini adalah Prita Mulyasari di daerah Tangerang, seorang ibu dari dua anak yang masih sangat kecil namun musti mengalami kurungan selama dua minggu. Untunglah dengan reaksi cepat masyarakat, si ibu ini bisa di keluarkan dari tahanan dengan suatu jaminan, sehingga menjadi tahanan kota, dan akhirnya bisa ditangguhkan penahanannya. Jaksa yang memasukkan pasal-pasal dari UU ITE ini pun sekarang di evaluasi, bahkan ada dugaan mutasi seorang pejabat kejaksaan akibat kasus Prita Mulyasari ini. Meskipun begitu, Prita masih di dakwa pasal lain tentang pencemaran nama baik, di luar UU ITE. Belumlah jelas akhir dari perkara ini, sudah ada seorang pegawai pemda di luar Jawa yang juga diancam dengan pasal pencemaran nama baik UU ITE karena menulis di media internet mengenai kebijakan di suatu Pemda. Nah, apakah kita akan membiarkan korban-korban akibat UU ITE ini berjatuhan? Siapakah yang salah dalam hal ini? Apakah UU ITE nya, ataukah sosialisasi yang kurang dari UU ITE sehingga jaksa masih saja memasukkan pasal pencemaran nama baik pasa UU ITE menjadi unsur dakwaan. Untuk kasus Prita Mulyasari untunglah banyak sekali pihak yang bergerak cepat, yaitu para capres dan Jaksa Agung, yag meng-examinasi dakwaan jaksa, idlanjutkan dengan pemeriksaan para jaksa, ditambah dengn isu tak sedap beredar tentang pengobatan gratis di OMNI. Semoga saja semua pihak juga bergerak cepat untuk mematahkan dakwaan para korban lain yang mungkin timbul adanya kesalahan sosialisasi ataupun pasal ngaret UU ITE ini.
Hi, my blog reader. I want to discuss interesting topic about male enhancement that you may think uncomfortable, sorry for that. Let’s begin from simplest question: Is it possible to enlarge the size (penis enlargement)? We have fact that Karamojong boys (an african tribesman from the Karamojong tribe of northeastern Uganda) hang stone disks from the tip of their penis. More and more disks are added until the weights reach about 20 pounds. By then, their penises could measure up to 18 inches or longer. The conclusion is male enhancement is possible! Honestly, I’d found myself in doubt before read article from peloop.com.
Okay, what the possibility to enhance your personal body? From this article have major discuss in magnet and FIR (Far Infra Red Rays). The issue is magnet can influence of blood flow (remember that penis depend on blood flow to see how hard it be). Is it true magnet have influence of blood circulation? The researchers in this last study said that the therapy might work by the magnet acting on the nerves, but just how this laying on of magnets works is still not clear. One theory is that it has some kind of impact on the blood, and research in North Carolina with animals’ shows that blood flow is stimulated by the movement of magnetic fields through tissue. Other theories suggest that magnet therapy changes skin temperature; has an effect on iron in the blood; improves oxygenation of the blood; alters the pH balance; improves electrical conductivity of cells; or stimulates new cell growth. But researchers in Canada, who reviewed all the research on magnetic therapy and osteoarthritis, suggest that magnetic therapy works by stimulating new cartilage cells to grow. More conditions are now being tested for magnetic therapy, and sales of many devices are booming…” (Source: ©2005 Independent News & Media (UK) Ltd.) . Another testimonial from astronaut that magnet has been used in NASA. “The preponderance of evidence that magnetic fields can relieve pain in the body is sufficiently overwhelming…” (Said: Edgar Mitchell, Sc. D., an Astronaut. Of Apollo 14). So, the conclusion is magnet can drive / stimulate blood, the end result affect in penis enlargement.
What about FIR? From ‘The Scientific Basis and Therapeutic Benefits of Far Infrared Ray Therapy’ by acclaimed Japanese medical doctor, Sasaki Kyuo: “Far Infrared technology is generating outstanding results and is rapidly gaining worldwide recognition and acclaim: The benefits of FIR technology are truly phenomenal. When the normally smooth, firm lining of the arteries becomes thickened and roughened by deposits of fat, fibrin, calcium and cellular debris, it lessens the arteries ability to expand and contract, and slows the blood movement through narrowed channels. These conditions make it easier for blood clots to form, blocking the arteries and stopping blood flow completely. FIR is able to neutralize blood toxicity and smooth the walls of arteries, capillaries and veins.” Even in Japan, there are researcher societies in FIR.
Peloop.com says that they have penis enlargement product that have mechanism based on magnet and FIR. I can’t verify about true relation about “magnet and FIR” term is really implement in their product. Magnet and FIR have deep relation with blood flow, yes, it’s true. But is it true that their product implement exactly true about magnet and FIR? I don’t know that. You can check and recheck this product by yourself and will be your responsibility if you decided to order and try. Is it safe? In this case, I surely think that it is safe. Is it true can enlarge your penis? You should try yourself.
Saya mempunya suatu blog lama di http://bagusalfa.blogspot.com. Pengunjung dari blog ini sudah lumayan, yaitu sekitar 100 an hits per hari. Saya mulai menulis di blog pertama saya tersebut sejak 2006. Ya sebenarnya bukan menulis sih. Banyak sekali artikelnya merupakan copy paste. Alasan saya melakukan itu adalah, saya memotret suatu peristiwa-peristiwa yang menarik ke dalam suatu catatan atau blog (web blog). Nah kian lama ternyata pengunjung makin banyak. Pagerank dari google bahkan sempat meroket ke PR3. Paling tinggi pernah mencapat PR5 pada saat sebelum gempa Taiwan. Setelah itu pengunjung benar-benar menurun drastis, bahkan hampir mencapai 0 atau rata-rata 20 an. Namun PR tetap 3 sampai waktu yang cukup lama. Seiring dengan saya menulis Paid Review, maka PR di blog saya dibabat oleh Google secara drastis, menjadi PR0. That’s life!
Sekarang ini, dengan tetap PR0, hits minimum sekitar 80 an , maksimum sekitar 120 an per day. Ada hal yang menarik di sini. Yaitu tentang seberapa cepat Google mengindeks halaman blog saya. Bila kita awal-awal membuka suatu web site, biasanya akan terindeks dalam 2 minggu. Namun bila kita meminta teman kita yang mempunyai pagerank tinggi untuk memberi backlink ke kita, biasanya bisa terdaftar sampai 2 harian. Nah ketika posting ini juga semakin lama semakin cepat. Minggu ini, saya mencoba posting, saya menghitung kecepatan posting saya terindeks sekitar 8 menit! Saya benar benar takjub. Artinya: bila saya mempublish suatu berita ke internet, akan terindeks dalam waktu 8 menit atau kurang, kira-kitra begitulah algoritma dasarnya.
Nah, sekarang saya menawarkan kepada siapapun anda, bagi yang memerlukan iklan gratis, bisa melalui blog saya tersebut. Bila ada rekan / pelanggan anda mencari ke internet, Insya Alloh akan bisa ter crawler oleh google. Tentu saja, sepanjang iklan anda tidak melanggar hukum. Saya akan memberi batasan gratis sampai akhir tahun depan, 2009. Ayooo , buruan ndaftar !
A properly installed car seat can reduce the risk of serious injury or death by as much as 71 per cent in Canadian. Car seat clinics indicate that as many as 80 per cent of car seats are installed improperly. Common errors include not tightening the seatbelt and harness enough, and not properly using a tether strap when required. Make sure your child is safe and secure, and is buckled up right. Children under 13 years of age are safest in the back seat away from all active air bags. By law, drivers are responsible for ensuring passengers under 16 years of age are secured properly. It is mandatory for anyone transporting children to make sure they are properly secured in a child car seat or booster seat. This applies to all caregivers, from babysitters to grandparents.
In a licensed taxi or licensed hire car, if a child restraint is not available then the child may travel unrestrained in the rear. This is the only exemption, and has been introduced for practical rather than safety reasons. You should always think about ways to make sure that a child seat is available.
It is the driver’s legal responsibility to ensure that the child is correctly restrained.
Travelling as a passenger in a car is one of the main ways that children under 11 years old get about. Most of their journeys are completed safely. Unfortunately, some are not.
When cars crash, the speeds involved usually mean severe impacts, which all too often cause death and injury to people inside and outside the car.
Every year, around 30 children between the ages of 0 and 11 years are killed while travelling in cars, about 400 are seriously injured and over 7,000 slightly injured. The proper use of child car restraints would prevent many of these deaths and injuries.
In a 30 mph crash, an unrestrained child would be thrown forward with a force 30 to 60 times their body weight. They would be thrown about inside the vehicle, injuring themselves and quite possibly seriously inuring (or even killing) anyone else inside the vehicle. They are also likely to be ejected from the car through one of the windows.
The safest way for children to travel in cars is to use a child seat that is suitable for their weight and size. A properly fitted child restraint keeps the child in their seat, preventing them from being thrown about inside or ejected from the vehicle. This reduces the likelihood of your child being killed or injured in a crash. There’s no avoiding this purchase when you have a new baby in your life — Car seat are a vital safety device. In fact, you cannot take your baby home from the hospital if you do not own a car seat (unless you’re planning to take the subway or train). Car seat are meant to protect your infant and older child from harm. These devices also come in handy for keeping your child restrained in the car so that you can keep your eyes on the road. There are many types of car seats; each design is suitable for a specific weight and height range. Please check about Car Seats Buying Guide at ShopWiki.com
Saat ini harga BBM di pasar dunia NYMEX terus melorot sangat tajam. Pemerintah Malaysia sendiri menurunkan harga BBM internal di negaranya, yang gunanya juga untuk meredam inflasi yang semakin parah di Malaysia. Namun pemerintah Indonesia via Bappenas justru akan menghapuskan total model subsidi ini, sehingga dampaknya akan membuat harga minyak dalam negeri pun akan naik lagi. Baguslah, kalau negara lain menurunkan harga minyak, Indonesia sebagai negara yang punya sumber daya minyak justru menaikkan harga minyak, yang semata-mata untuk menjadikan perut-perut gembul. Bahkan sudah ada opini untuk memasukkan KPK ke dalam Bappenas, karena barangkali KPK bisa menemukan benang merah antara Bappenas dengan para mafia minyak. Berikut ini adalah petikan dari kompas mengenai anjloknya harga minyak mentah dunia:
——————-
Harga kontrak minyak jenis light sweet untuk penyerahan Oktober di New
York turun 6,59 dollar AS per barrel atau 5,43 persen menjadi 114,59
dollar AS per barrel. Kontrak minyak jenis brent untuk penyerahan
Oktober di London turun 6,24 dollar AS dan berhenti pada 113,92 dollar
AS per barrel.
Persentase penurunan ini merupakan yang terbesar pada satu hari
transaksi sejak 27 Desember 2004. Saat itu harga minyak merosot 6,47
persen. Dalam nominal dollar AS, ini merupakan penurunan harga
terbesar dalam satu hari transaksi sejak 17 Januari 1991. Saat itu
Perang Teluk baru saja meletus.
Penurunan ini berbalik tajam dengan keadaan perdagangan minyak pada
Kamis sebelumnya saat harga minyak naik 6 dollar AS per barrel.
Pergerakan harga minyak yang semakin liar dalam waktu singkat ini
memperlihatkan betapa harga di pasar minyak semakin sulit diprediksi.
Harga minyak sudah turun sebesar 20 persen dari harga tertingginya
sebesar 147 dollar AS per barrel pada 11 Juli. Namun, dengan posisi
pada Jumat, harga minyak sudah naik 15 persen dari tahun lalu.
http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/08/25/00573895/harga.minyak.turun.tajam
————–
Pemerintah .. ooh .. pemerintah, mbok ya’o sekali-sekali membuat kebijakan yang pro rakyat kecil, bukan kepentingan golongan tertentu semata. MEmang sih, akhir-akhir ini terjadi penurunan jumlah rakyat miskin, namun dikarenakan mati akibat akar2 kemiskinan, dan korelasinya langsung pasti ke peningkatan kriminalitas di negeri tercinta Indonesia Raya. Ya sudah … selamat jalan Pemimpin Negara yang sekarang, sudah saatnya anda diganti oleh pemimpin selanjutanya di pemilu depan. Gak tahulah pemimpin yang akan datang, makin sejahtera negeri ini, ataukah makin amburadul.
A sewing machine is a textile machine used to stitch fabric or other material together with thread. Sewing machines were invented during the first Industrial Revolution with the intention of decreasing the amount of manual sewing work performed in cloth companies. Since the invention of the first working sewing machine, generally considered to have been the work of Englishman Thomas Saint in 1790,the sewing machine has vastly improved the efficiency and productivity of fabric and clothing industries.
Though some older machines use a chain stitch, the basic stitch of a modern sewing machine consists of two threads and is known as lockstitch, though industrial machines are usually specialized for a specific task, and so different machines may produce a different type of stitch. Modern sewing machines are designed in such a way that the fabric easily glides in and out of the machine without the hassle of needles and thimbles and other such tools used in hand sewing, automating the process of stitching and saving time.
The fabric shifting mechanism may be a simple workguide or may be pattern-controlled. Some machines can create embroidery-type stitches. Some have a work holder frame. Some have a workfeeder that can move along a curved path, while others have a workfeeder with a work clamp. Needle guards, safety devices to prevent accidental needle-stick injuries, are often found on modern sewing machines.
Now, we know about few of sewing machines products, for example is Brother SE-270D Computerized, Janome Hello Kitty 11706, Singer 8280 Mechanical, and Euro-Pro Shark Mini. So, if you need more reviews about Sewing Machines, you can visit Wize.com. What are the differences of sewing machines? If we look for sewing machine type, there are mechanical and computerized types. If we talk about threading, you might find manual and automatic type. Price may vary from $21 up to $141. Some of product can reach price about $240 up to $534.
Tujuan baik dari DPR kita patut di apresiasi dalam usahanya untuk
membongkar Mafia Minyak
yang menyedot dan memiskinkan rakyat di Indonesia ini. Gambaran
kasarnya, Mafia minyak ini telah menyedot
dari omzet sekitar 1 Trilyun rupiah per harinya. Saya kira nilai ini
bukan main besarnya.
Dapat digambarkan bahwa Mafia Minyak ini Mirip Negara dalam Negara.
PAda dasarnya Indonesia ini sedang terpisah menjadi 2 negara,
yang satunya Republik Indonesia, yang satunya adalah Genk Minyak.
Para negarawan yang terhormat, sudah semestinya kita meng-kudeta
salah satu negara yang tidak sah, yaitu Genk Minyak,
sehingga profit ini bisa dimanfaatkan secara luas di masyarakat.
Sekarang kita membahas tentang pembongkaran jaringan Genk Minyak ini.
Dengan nilai omzet yang terlalu besar ini, sangat wajar bila jaringan ini,
sanagt kuat strukturnya, namanya juga disebut “Negara”,
ini bisa menjadi satu mata rantai IPOLEKSOSBUDHANKAM.
Apakah Negara Genk Minyak ini punya tentara, intelijen,
Presiden dll ? Tentu saja, ini hal yang wajar bukan.
Nah Tindakan membongkar dengan cara2 audit biyasa,
kayaknya menjadi sangat musykil,
meskipun masih diperkuat oleh BPK.
Satu-satunya untuk memperkuat Penetrasi ke dalam
Negara Genk Minyak ini adalah dengan Operasi Intelijen,
sebagaimana menjadi Core Competency dari BIN.
Artinya DPR + BPK perlu bekerja saya denga BIN,
atau menggunakan BIN sebagai Tentor,
untuk membangun Operasi Intelijen Khusus
untuk melakukan infiltrasi ke Negara Genk Minyak.
Selain TNI juga perlu menegaskan komitementnya
untuk penyelamatan Negara.
Mungkin akan terjadi huru-hara, perang dan sebagainya,
setelah Operasi Intelijen itu,
namun ini adalah satu-satunya cara untuk membongkar Mafia Minyak.
Karena teman dekat di sebelah kita,
bisa jadi adalah musuh dalam selimut,
dan PAra Mafioso jelas mengerahkan segala
tentaranya untuk melawan baik secara halus atau kasar,
baik teknis maupun non teknis.
Selamat Menyelamatkan NKRI!!
Merdeka !!!
Dari suatu milis, saya mendapati berita ini 7 hari yang lalu tentang kelangkaan BBM di Palangkaraya.
—————————
Dear All,
Harga BBM di Palangkaraya / Kalimantan Tengah menggila. Setelah
mencapai level 10.000 rupiah per liter selama sepekan terakhir, kini
harganya tembus mencapai 24.000 ribu per liter untuk bensin dan 20.000
per liter untuk solar. Tingginya harga tersebut diperparah dengan
langkanya BBM. Untuk mengisi tangki bahna bakar di mobil, diperlukan
sekitar 2 – 4 jam untuk antri. Di berbagai daerah luar kota
Palangkaraya, situasinya lebih buruk . Meskipun uang tersedia namun
BBM benar – benar menghilang dari pasaran.
Langkanya BBM telah menyebabkan melemahnya aktivitas masyarakat. Mobil
- mobil masyarakat umum lebih banyak diparkir dikarenakan belum adanya
jaminan kepastian pasokan. Namun demikian, hal tersebut tidak
mempengaruhi sektor industri kelapa sawit dan pertambangan. Mereka
telah mendapatkan pasokan yang pasti sesuai kebutuhan dari Pertamina.
HARDI BAKTIANTORO
and orangutan
——————-
Saya tidak tau persin apakah hari ini peristiwa tersebut masih terjadi, semoga saja sudah tidak. Namun kejadian tersebut artinya pernah terjadi sampai bbm mendekati atau mirip dengan harga BBM di tempat tinggal temen saya di Nottingham. Wah benar – benar kasihan ya rakyat kita ini, dimana ketergantungan terhadap BBM masih sedemikian tinggi. Semoga penelitian dan sosialisasi tentang bahan bakar alternatif seperti biogas, biodiesel, ethanol, energi surya, elektrolyzer hidrogen ( baik secara konvensional maupun dengan gelombang elektromagnetik), tenaga angin, segera bisa sampai ke rakyat luas.
Have you heard about terabyte of storage in the brand new laptop? It should be Asus M70, and you’ll get a Blu-Ray drive for watching hi–def movies on the Full HD, 17in WUXGA screen. You’ll find an Intel Core 2 Duo processor, a 1.3MP webcam and up to 4GB of RAM. The laptop, which was first announced back in April, will set you back for about £1,600. What a amaze Gadet reviews. Stuff.tv is a site that presents you to describe you gadget gear technology. They have review about cameras, computers, games consoles, MP3 + MP4, Phones, Robot + toys, Sat-nav, Sport + fashion, TV + hi-fi, wireless home, etc. I’ll give you another example reviews about iPhone and iPoud Touch. The latest version of iTunes, 7.7, has been handed over to intrepid developers, with the installer telling punters they can “”use the new Remote application for iPhone or iPod touch to control iTunes playback from anywhere in your home – a free download from the App Store.” If you need information beside iPod Touch and iPhone, you can get from Top 10 Gadets. After you read the reviews you may search about best price for those gadgets. Don’t worry, from this site, you can explore best price for the gadget. If you are an blog walker, you can visit their blogs or even their forums to get latest information and keep in touch with other person who loved – maniac for specific gadget. Yeah, nothing to lose to try this gadget site and join their club, it’s all up to you to act.
Pertama kali saya membaca profilnya di majalah Pengusaha yang berjudul
“Kepak Elang Memburu Intan”. Yang membuat saya kagum, statusnya yang masih
mahasiswa berusia 22 tahun, dan sudah memiliki perusahaan beromzet miliaran
rupiah.
Alhamdulillah, dalam satu seminar entrepreneurship, saya bisa bertemu
langsung dengan dia. Sosoknya yang ramah dan rendah hati, serta gaya
berbicara menunjukkan prinsip hidup yang dipegangnya.
Bagaimana kiprahnya dalam menjalankan bisnisnya ?? Saya cari di internet,
akhirnya dapat artikel mengenai profil Elang. Saya sharing disini saja ya…
*Elang Gumilang, Mahasiswa Bangun Perumahan untuk Orang Miskin Demi
Keseimbangan Hidup*
Selama ini banyak developer yang membangun perumahan namun hanya bisa
dijangkau oleh kalangan menengah ke atas saja. Jarang sekali developer yang
membangun perumahan yang memang dikhususkan bagi orang-orang kecil. Elang
Gumilang (22), seorang mahasiswa yang memiliki jiwa wirausaha tinggi
ternyata memiliki kepedulian tinggi terhadap kaum kecil yang tidak memiliki
rumah. Meski bermodal pas-pasan, ia berani membangun perumahan khusus untuk
orang miskin. Apa yang mendasarinya?
Jumat sore (28/12), suasana Institut Pertanian bogor (IPB), terlihat
lengang. Tidak ada geliat aktivitas proses belajar mengajar. Maklum hari
itu, hari tenang mahasiswa untuk ujian akhir semester (UAS). Saat Realita
melangkahkah kaki ke gedung Rektorat, terlihat sosok pemuda berperawakan
kecil dari kejauhan langsung menyambut kedatangan Realita. Dialah Elang
Gumilang (22), seorang wirausaha muda yang peduli dengan kaum miskin. Sambil
duduk di samping gedung Rektorat, pemuda yang kerap disapa Elang ini,
langsung mengajak Realita ke perumahannya yang tak jauh dari kampus IPB.
Untuk sampai ke perumahan tersebut hanya membutuhkan waktu 15 menit dengan
menggunakan kendaraan roda empat. Kami berhenti saat melewati deretan rumah
bercat kuning tipe 22/60. Rupanya bangunan yang berdiri di atas lahan 60
meter persegi itu adalah perumahan yang didirikannya yang diperuntukan
khusus bagi orang-orang miskin. Setelah puas mengitari perumahan, Elang
mengajak Realita untuk melanjutkan obrolan di kantornya.
Elang sendiri merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan H. Enceh
(55) dan Hj. Prianti (45). Elang terlahir dari keluarga yang lumayan berada,
yaitu ayahnya berprofesi sebagai kontraktor, sedangkan ibunya hanya ibu
rumah tangga biasa. Sejak kecil orang tuanya sudah mengajarkan bahwa segala
sesuatu diperoleh tidak dengan gratis. Orang tuanya juga meyakinkan bahwa
rezeki itu bukan berasal dari mereka tapi dari Allah SWT.
Ketika duduk di bangku Sekolah Dasar Pengadilan 4, Bogor, Elang sudah
mengikuti berbagai perlombaan dan bahkan ia pernah mengalahkan anak SMP saat
lomba cerdas cermat. Karena kepintarannya itu, Elang pun menjadi anak
kesayangan guru-gurunya.
Begitu pula ketika masuk SMP I Bogor, SMP terfavorit di kabupaten Bogor,
Elang selalu mendapatkan rangking. Pria kelahiran Bogor, 6 April 1985 ini
mengaku kesuksesan yang ia raih saat ini bukanlah sesuatu yang instan.
“Butuh proses dan kesabaran untuk mendapatkan semua ini, tidak ada sesuatu
yang bisa dicapai secara instan,” tegasnya. Jiwa wirausaha Elang sendiri
mulai terasah saat ia duduk di bangku kelas 3 SMA I Bogor, Jawa Barat. Dalam
hati, Elang bertekad setelah lulus SMA nanti ia harus bisa membiayai
kuliahnya sendiri tanpa menggantungkan biaya kuliah dari orang tuanya. Ia
pun mempunyai target setelah lulus SMA harus mendapatkan uang Rp 10 juta
untuk modal kuliahnya kelak.
Berjualan Donat. Akhirnya, tanpa sepengetahuan orang tuanya, Elang mulai
berbisnis kecil-kecilan dengan cara berjualan donat keliling. Setiap hari ia
mengambil 10 boks donat masing-masing berisi 12 buah dari pabrik donat untuk
kemudian dijajakan ke Sekolah Dasar di Bogor. Ternyata lumayan juga. Dari
hasil jualannya ini, setiap hari Elang bisa meraup keuntungan Rp 50 ribu.
Setelah berjalan beberapa bulan, rupanya kegiatan sembunyi-sembunyinya ini
tercium juga oleh orang tuanya. “Karena sudah dekat UAN (Ujian Akhir
Nasional), orang tua menyuruh saya untuk berhenti berjualan donat. Mereka
khawatir kalau kegiatan saya ini mengganggu ujian akhir,” jelas pria
pemenang lomba bahasa sunda tahun 2000 se-kabupaten Bogor ini.
Dilarang berjualan donat, Elang justru tertantang untuk mencari uang dengan
cara lain yang tidak mengganggu sekolahnya. Pada tahun 2003 ketika Fakultas
Ekonomi dan Manajemen IPB mengadakan lomba Java Economic Competion se-Jawa,
Elang mengikutinya dan berhasil menjuarainya. Begitu pula saat Fakultas
Ekonomi Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan kompetisi Ekonomi, Elang
juga berhasil menjadi juara ke-tiga. Hadiah uang yang diperoleh dari setiap
perlombaan, ia kumpulkan untuk kemudian digunakan sebagai modal kuliah.
Setelah lulus SMU, Elang melanjutkan kuliah di Fakultas Ekonomi IPB
(Institut Pertanian Bogor). Elang sendiri masuk IPB tanpa melalui tes SPMB
(Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru, red) sebagaimana calon mahasiswa yang
akan masuk ke Perguruan Tinggi Negeri. Ini dikarenakan Elang pernah
menjuarai kompetisi ekonomi yang diadakan oleh IPB sehingga bisa masuk tanpa
tes. Saat awal-awal masuk kuliah, Elang mendapat musibah yang menyebabkan
uang Rp 10 jutanya tinggal Rp 1 juta. Namun Elang enggan memberitahu apa
musibah yang dialaminya tersebut.
Padahal uang itu rencananya akan digunakan sebagai modal usaha. Meski hanya
bermodal Rp 1 juta, Elang tidak patah semangat untuk memulai usaha. Uang Rp
1 juta itu ia belanjakan sepatu lalu ia jual di Asrama Mahasiswa IPB. Lewat
usaha ini, dalam satu bulan Elang bisa mengantongi uang Rp 3 jutaan. Tapi
setelah berjalan beberapa tahun, orang yang menyuplai sepatunya entah kenapa
mulai menguranginya dengan cara menurunkan kualitas sepatunya. Satu per satu
pelanggannya pun tidak mau lagi membeli sepatu Elang. Sejak itu, Elang
memutuskan untuk tidak lagi berjualan sepatu.
Setelah tidak lagi berbisnis sepatu, Elang kebingungan mencari bisnis
apalagi. Pada awalnya, dengan sisa modal uang bisnis sepatu, rencanaya ia
akan gunakan untuk bisnis ayam potong. Tapi, ketika akan terjun ke bisnis
ayam potong, Elang justru melihat peluang bisnis pengadaan lampu di
kampusnya. “Peluang bisnis lampu ini berawal ketika saya melihat banyak
lampu di IPB yang redup. Saya fikir ini adalah peluang bisnis yang
menggiurkan,” paparnya. Karena tidak punya modal banyak, Elang menggunakan
strategi Ario Winarsis, yaitu bisnis tanpa menggunakan modal. Ario Winarsis
sendiri awalnya adalah seorang pemuda miskin dari Amerika Latin, Ario
Winarsis mengetahui ada seorang pengusaha tembakau yang kaya raya di
Amerika. Setiap hari, ketika pengusaha itu keluar rumah, Ario Winarsis
selalu melambaikan tangan ke pengusaha itu. Pada awalnya pengusaha itu tidak
memperdulikannya. Tapi karena Ario selalu melambaikan tangan setiap hari,
pengusaha tembakau itu menemuinya dan mengatakan, “Hai pemuda, kenapa kamu
selalu melambaikan tangan setiap saya ke luar rumah?” Pemuda miskin itu lalu
menjawab, “Saya punya tembakau kualitas bagus. Bapak tidak usah membayar
dulu, yang penting saya dapat PO dulu dari Bapak.” Setelah mendengar jawaban
dari pemuda itu, pengusaha kaya itu lalu membuatkan tanda tangan dan stempel
kepada pemuda tersebut. Dengan modal stempel dan tanda tangan dari pengusaha
Amerika itu, pemuda tersebut pulang dan mengumpulkan hasil tembakau di
kampungnya untuk di jual ke Amerika lewat si pengusaha kaya raya itu. Maka,
jadilah pemuda itu orang kaya raya tanpa modal.
Begitupula Elang, dengan modal surat dari kampus, ia melobi ke perusahaan
lampu Philips pusat untuk menyetok lampu di kampusnya. “Alhamdulillah
proposal saya gol, dan setiap penjualan saya mendapat keuntungan Rp 15
juta,” ucapnya bangga.
Tapi, karena bisnis lampu ini musiman dan perputaran uangnya lambat, Elang
mulai berfikir untuk mencari bisnis yang lain. Setelah melihat celah di
bisnis minyak goreng, Elang mulai menekuni jualan minyak goreng ke
warung-warung. Setiap pagi sebelum berangkat kuliah, ia harus membersihkan
puluhan jerigen, kemudian diisi minyak goreng curah, dan dikirim ke
warung-warung Pasar Anyar, serta Cimanggu, Bogor. Setelah selesai mengirim
minyak goreng, ia kembali ke kampus untuk kuliah. Sepulang kuliah, Elang
kembali mengambil jerigen-jerigen di warung untuk diisi kembali keesokan
harinya. Tapi, karena bisnis minyak ini 80 persen menggunakan otot, sehingga
mengganggu kuliahnya. Elang pun memutuskan untuk berhenti berjualan. “Saya
sering ketiduran di kelas karena kecapain,” kisahnya.
Elang mengaku selama ini ia berbisnis lebih banyak menggunakan otot dari
pada otak. Elang berkonsultasi ke beberapa para pengusaha dan dosennya untuk
minta wejangan. Dari hasil konsultasi, Elang mendapat pencerahan bahwa
berbisnis tidak harus selalu memakai otot, dan banyak peluang-peluang bisnis
yang tidak menggunakan otot.
Setelah mendapat berbagai masukan, Elang mulai merintis bisnis Lembaga
Bahasa Inggris di kampusnya. “Bisnis bahasa Inggris ini sangat prospektif
apalagi di kampus, karena ke depan dunia semakin global dan mau tidak mau
kita dituntut untuk bisa bahasa Inggris,” jelasnya. Adapun modalnya, ia
patungan bersama kawan-kawannya. Sebenarnya ia bisa membiayai usaha itu
sendiri, tapi karena pegalaman saat jualan minyak, ia memutuskan untuk
mengajak teman-temannya. Karena lembaga kursusnyanya ditangani secara
profesional dengan tenaga pengajar dari lulusan luar negeri, pihak Fakultas
Ekonomi mempercayakan lembaganya itu menjadi mitra.
Karena dalam bisnis lembaga bahasa Inggris Elang tidak terlibat langsung dan
hanya mengawasi saja, ia manfaatkan waktu luangnya untuk bekerja sebagai
marketing perumahan. “Saya di marketing tidak mendapat gaji bulanan, saya
hanya mendapatkan komisi setiap mendapat konsumen,” ujarnya.
Bangun Rumah Orang Miskin. Di usianya yang relatif muda, pemuda yang tak
suka merokok ini sudah menuai berbagai keberhasilan. Dari hasil usahanya itu
Elang sudah mempunyai rumah dan mobil sendiri. Namun di balik
keberhasilannya itu, Elang merasa ada sesuatu yang kurang. Sejak saat itu ia
mulai merenungi kondisinya. “Kenapa kondisi saya begini, padahal saya di IPB
hanya tinggal satu setengah tahun lagi. Semuanya saya sudah punya, apalagi
yang saya cari di dunia ini?” batinnya.
Setelah lama merenungi ketidaktenangannya itu, akhirnya Elang mendapatkan
jawaban. Ternyata selama ini ia kurang bersyukur kepada Tuhan. Sejak saat
itulah Elang mulai mensyukuri segala kenikmatan dan kemudahan yang diberikan
oleh Tuhan. Karena bingung mau bisnis apalagi, akhirnya Elang shalat
istikharah minta ditunjukkan jalan. “Setelah shalat istikharah, dalam tidur
saya bermimpi melihat sebuah bangunan yang sangat megah dan indah di
Manhattan City, lalu saya bertanya kepada orang, siapa sih yang membuat
bangunan megah ini? Lalu orang itu menjawab, “Bukannya kamu yang membuat?”
Setelah itu Elang terbangun dan merenungi maksud mimpi tersebut. “Saya pun
kemudian memberanikan diri untuk masuk ke dunia properti,” ujarnya.
Pengalaman bekerja di marketing perumahan membuatnya mempunyai pengetahuan
di dunia properti. Sejak mimpi itu ia mulai mencoba-coba ikut berbagai
tender. Tender pertama yang ia menangi Rp 162 juta di Jakarta yaitu
membangun sebuah Sekolah Dasar di daerah Jakarta Barat. Sukses menangani
sekolah membuat Elang percaya diri untuk mengikuti tender-tender yang lebih
besar. Sudah berbagai proyek perumahan ia bangun.
Selama ini bisnis properti kebanyakan ditujukan hanya untuk orang-orang kaya
atau berduit saja. Sedangkan perumahan yang sederhana dan murah yang
terjangkau untuk orang miskin jarang sekali pengembang yang peduli. Padahal
di Indonesia ada 70 juta rakyat yang masih belum memiliki rumah. Apalagi
rumah juga merupakan kebutuhan yang sangat primer. Sebagai tempat berteduh
dan membangun keluarga. “Banyak orang di Indonesia terutama yang tinggal di
kota belum punya rumah, padahal mereka sudah berumur 60 tahun, biasanya
kendala mereka karena DP yang kemahalan, cicilan kemahalan, jadi sampai
sekarang mereka belum berani untuk memiliki rumah,” jelasnya.
Dalam hidupnya, Elang ingin memiliki keseimbangan dalam hidup. Bagi Elang,
kalau mau kenal orang maka kenalilah 10 orang terkaya di Indonesia dan juga
kenal 10 orang termiskin di Indonesia. Dengan kenal 10 orang termiskin dan
terkaya, akan mempunyai keseimbangan dalam hidup, dan pasti akan melakukan
sesuatu untuk mereka. Melihat realitas sosial seperti itu, Elang terdorong
untuk mendirikan perumahan khusus untuk orang-orang ekonomi ke bawah. Maka
ketika ada peluang mengakuisisi satu tanah di desa Cinangka kecamatan
Ciampea, Elang langsung mengambil peluang itu. Tapi, karena Elang tidak
punya banyak modal, ia mengajak teman-temannya yang berjumlah 5 orang untuk
patungan. Dengan modal patungan Rp 340 juta, pada tahun 2007 Elang mulai
membangun rumah sehat sederhana (RSS) yang difokuskan untuk si miskin
berpenghasilan rendah. Dari penjualan rumah yang sedikit demi sedikit itu.
Modalnya Elang putar kembali untuk membebaskan lahan di sekitarnya. Rumah
bercat kuning pun satu demi satu mulai berdiri.
Elang membangun rumah dengan berbagai tipe, ada tipe 22/60 dan juga tipe
36/72. Rumah-rumah yang berdiri di atas lahan 60 meter persegi tersebut
ditawarkan hanya seharga Rp 25 juta dan Rp 37 juta per unitnya. “Jadi, hanya
dengan DP Rp 1,25 juta dan cicilan Rp 90.000 ribu per bulan selama 15 tahun,
mereka sudah bisa memiliki rumah,” ungkapnya.
Karena modalnya pas-pasan, untuk media promosinya sendiri, Elang hanya
mengiklankan di koran lokal. Karena harganya yang relatif murah, pada tahap
awal pembangunan langsung terjual habis. Meski harganya murah, tapi
fasilitas pendukung di dalamnya sangat komplit, seperti Klinik 24 jam,
angkot 24 jam, rumah ibadah, sekolah, lapangan olah raga, dan juga dekat
dengan pasar. Karena rumah itu diperuntukkan bagi kalangan ekonomi bawah,
kebanyakan para profesi konsumennya adalah buruh pabrik, staf tata usaha
(TU) IPB, bahkan ada juga para pemulung.
Sisihkan 10 Persen. Dengan berbagai kesuksesan di usia muda itu, Elang tidak
lupa diri dengan hidup bermewah-mewahan, justru Elang semakin mendekatkan
diri kepada Tuhan. Salah satu wujud rasa syukur atas nikmatnya itu, dalam
setiap proyeknya, ia selalu menyisihkan 10 persen untuk kegiatan amal. “Uang
yang 10 persen itu saya masukkan ke BMT (Baitul Mal Wa Tanwil/tabungan)
pribadi, dan saya alokasikan untuk membantu orang-orang miskin dan orang
yang kurang modal,” bebernya. Bagi Elang, materi yang saat ini ia miliki ada
hak orang miskin di dalamnya yang musti dibagi. Selain menyisihkan 10 persen
dari hasil proyeknya, Elang juga memberikan sedekah mingguan, bulanan, dan
bahkan tahunan kepada fakir miskin.
Bagi Elang, sedekah itu tidak perlu banyak tapi yang paling penting adalah
kontinuitas dari sedekah tersebut. Meski jumlahnya kecil, tapi jika
dilakukan secara rutin, itu lebih baik daripada banyak tapi tidak rutin.
Elang sendiri terbilang sebagai salah satu sosok pengusaha muda yang sukses
dalam merintis bisnis di tanah air. Prestasinya patut diapresiasi dan
dijadikan suri tauladan bagi anak-anak muda yang lain. Bagi Elang, semua
anak muda Indonesia bisa menjadi orang yang sukses, karena kelebihan manusia
dengan ciptaan mahkluk Tuhan yang lain adalah karena manusia diberi akal.
Dan, ketika manusia lahir ke dunia dan sudah bisa mulai berfikir, manusia
itu seharusnya sudah bisa mengarahkan hidupnya mau dibawa kemana. “Kita
hidup ibarat diberi diary kosong. Lalu, tergantung kitanya mau mengisi
catatan hidup ini. Mau hura-hurakah? Atau mau mengisi hidup ini dengan
sesuatu yang bermanfaat bagi yang lain,” ucapnya berfilosof. Ketika
seseorang sudah bisa menetapkan arah hidupnya mau dibawa kemana, tinggal
orang itu mencari kunci-kunci kesuksesannya, seperti ilmu dan lain
sebagainya.
Menjaga Masjid. Adapun kunci kesuksesan Elang sendiri berawal dari perubahan
gaya hidupnya saat kuliah semester lima. Pada siang hari, Elang bak singa
padang pasir. Selain kuliah, ia juga menjalankan bisnis mencari
peluang-peluang bisnis baru, negosiasi, melobi, dan sebagainya. Namun ketika
malam tiba, ia harus menjadi pelayan Tuhan, dengan menjadi penjaga Masjid.
“Setiap malam dari semester lima sampai sekarang saya tinggal di Masjid yang
berada dekat terminal Bogor. Dari mulai membersihkan Masjid, sampai
mengunci, dan membukakan pintu pagar untuk orang-orang yang akan shalat
Shubuh, semua saya lakukan,” ujarnya merendah.
Elang mengaku ketika menjadi penjaga Masjid ia mendapat kekuatan pemikiran
yang luar biasa. Bagi Elang, Masjid selain sebagai sarana ibadah, juga
tempat yang sangat mustajab untuk merenung dan memasang strategi. “Dalam
halaman masjid itu juga ada pohon pisang dan di sampingnya gundukan tanah.
Saya anggap itu adalah kuburan saya. Ketika saya punya masalah saya merenung
kembali dan kata Nabi, orang yang paling cerdas adalah orang yang mengingat
mati,” ujarnya.
Ikut Lomba Wirausaha Muda Mandiri Karena Tukang Koran “Ghaib”
Elang semakin dikenal khalayak luas ketika berhasil menjadi juara pertama di
ajang lomba wirausaha muda mandiri yang diadakan oleh sebuah bank belum lama
ini. Keikutsertaan Elang dalam lomba tersebut sebenarnya berkat informasi
dari koran yang ia dapatkan lewat tukang koran “ghaib”. Kenapa “ghaib”?,
sebab setelah memberi koran, tukang koran itu tidak pernah kembali lagi
padahal sebelumnya ia berjanji untuk kembali lagi.
Peristiwa aneh itu terjadi saat ia sedang mencuci mobil di depan rumahnya.
Tiba-tiba saja ada tukang koran yang menawarkan koran. Karena sudah
langganan koran, Elang pun menolak tawaran tukang koran itu dengan
mengatakan kalau ia sudah berlangganan koran. Tapi anehnya musti sudah
mengatakan demikian, si tukang koran itu tetap memaksa untuk membelinya,
karena elang tidak mau akhirnya si tukang koran itu memberikan dengan
cuma-cuma kepada elang dan berjanji akan kembali lagi keesokan harinya.
Karena diberi secara cuma-cuma, akhirnya Elang pun mau menerimanya.
Setelah selesai mencuci mobil, Elang langsung menyambar koran pemberian
tukang koran tadi. Setelah membaca beberapa lembar, Elang menemukan satu
pengumuman lomba wirausaha muda mandiri. Merasa sebagai anak muda, ia
tertantang untuk mengikuti lomba tersebut. Elang pun membawa misi bahwa
wirausaha bukan teori melainkan ilmu aplikatif. Saat lolos penjaringan dan
dikumpulkan di Hotel Nikko Jakarta, Elang bertemu dengan seorang Bapak yang
anaknya sedang sakit keras di pinggir jalan bundaran Hotel Indonesia. Elang
merasa ada dua dunia yang sangat kontras, di satu sisi ada orang tinggal di
hotel mewah dan makan di restoran, tapi di sisi lain ada orang yang tinggal
di jalanan. Akhirnya, pada malam penganugerahan, tim juri memutuskan
Elanglah yang menjadi juaranya. Padahal kalau diukur secara omset,
pendapatannya berbeda jauh dengan para pengusaha lainnya.
Dari Juara I Wirausaha itu, Elang membawa hadiah sebesar Rp 20 juta,
ditambah tawaran kuliah S2 di Universitas Indonesia. Melalui lomba itu,
terbukalah jalan cerah bagi Elang untuk menapaki dunia wirausaha yang lebih
luas.
Ingin Membawahi Perusahaan yang Mempekerjakan 100 Ribu Orang
Perjalanan Elang dalam merintis bisnis properti, tidak selamanya berjalan
mulus. Pada awal-awal merintis bisnis ini, ia banyak sekali mengalami
hambatan, terutama ketika akan meminjam modal dari Bank. Sebagai mahasiswa
biasa, tentunya perbankan merasa enggan untuk memberikan modal. Padahal,
prospek bisnis properti sangat jelas karena setiap orang pasti membutuhkan
rumah. “Beginilah jadi nasib orang muda, susah orang percaya. Apalagi
perbankan. Orang bank bilang lebih baik memberikan ke tukang gorengan
daripada ke mahasiswa,” ungkapnya.
Meski sering ditolak bank pada awal-awal usahanya, Elang tidak pernah patah
semangat untuk berbisnis. Baginya, kalau bank tidak mau memberi pinjaman,
masih banyak orang yang percaya dengan anak muda yang mau memberi pinjaman.
Terbukti dengan hasil jerih payahnya selama ini sehingga bisa berjalan.
Ada banyak impian yang ingin diraih Elang, di antaranya membentuk organisasi
Maestro Muda Indonesia dan membawahi perusahaan yang mempekerjakan karyawan
100 ribu orang. Motivasi terbesar Elang dalam meraih impian tersebut adalah
ingin menjadi tauladan bagi generasi muda, membantu masyarakat sekitar, dan
meraih kemuliaan dunia serta akhirat.
Regards,
Zenial Budiman