Jayalah Indonesiaku
Potret kejadian di tanah airku , serial code blog : ceBЯaHa

Vulnerabilities: Tentang Hacking di BCA

Karena cerita di bawah ini sudah menyangkut tentang uang,
maka perlu diperhatikan secara serius oleh semua pihak,
terutama untuk menciptakan suatu sistem yang lebih aman,
karena kemungkinan modus operandi di bawah sudah
banyak digunakan.

———————————-

Sent: Tuesday, March 11, 2008 10:07 PM
Subject: [terangdunia] uang di rampok padahal tersembunyi dalam mesin ATM BCA

Dear Friend
saya Membantu memforward email dari bapak kawan saya yang sangat
sedih karena uangnya di rampok padahal tersembunyi dalam mesin ATM.

uang di rampok padahal tersembunyi dalam mesin ATM BCA

Saya Tidak Percaya BCA!

Sejak lama saya mempercayakan tabungan saya kepada bank BCA. Saya pikir ini
merupakan suatu langkah yang baik mengingat saran pemerintah untuk
menyimpan uang di bank. Katanya menyimpan uang di bawah bantal tidak aman
lebih aman menyimpan uang di bank.

Ternyata hal itu tidaklah seratus persen benar! Uang saya yang merupakan
hasil kerja keras saya bertahun-tahun yang saya simpan di BCA, Bank yang
saya kira terbesar dan terpercaya ternyata hilang tak berbekas. Slogan
simpan uang di Bank termasuk BCA biar aman ternyata cuma omong kosong.

Saya pikir BCA adalah tempat teraman untuk uang saya. Saya yakin dengan
gedungnya yang megah dan ATMnya yang bertebaran di manapun. Saya yakin BCA
mampu dan sanggup menjaga uang saya. Tapi justru uang saya lenyap di dalam
bank itu yang ternyata tidak sanggup menjamin keamanan uang nasabahnya.
Bagaimana ini bisa terjadi? Bingung saya.

Pada Selasa 12/2 saya berencana memprint buku tabungan BCA saya dan
sekaligus mengambil sejumlah uang. Namun alangkah terkejutnya saya petugas
teller memberitahukan bahwa saya tidak memiliki cukup dana untuk penarikan
itu. Sayapun langsung limbung, tak percaya. Betapa tidak uang saya hilang
padahal saya tidak menggunakannya sama sekali. Usut punya usut ternyata ada
orang lain yang menggandakan kartu ATM beserta PIN saya dan mencuri semua
uang saya.

Dari data yang ada ternyata orang ini sangat pintar. Ia bisa mengetahui
lokasi ATM BCA yang tidak memiliki kamera sehingga ia dengan leluasa
menguras tabungan saya. Ia juga sangat pintar membuat kartu ATM palsu dan
menduplikasi PIN saya. Berdasarkan analisa sementara dari Penyidik Polda
Metro Jaya hal ini ada indikasi kerjasama dengan orang yang berkompeten
untuk membuka akses data bank sehingga termasuk dalam kejahtan Cyber Crime.

Seseorang membisiki saya, “Itu bisa terjadi jika bapak pernah membuat
aplikasi permohonan kartu kredit BCA. Data-data bapak dengan mudahnya
dimanfaatkan. ” Saya terperangah karena memang sebulan lalu saya sudah
menyerahkan aplikasi untuk mendapatkan kartu kredit BCA. Jadi begitu
mudahkah pemalsu ATM itu mendapatkan data-data saya dengan memanfaatkan
data-data dari aplikasi kartu kredit?

Sedangkan seorang penyidik lain di Polda Metro Jaya tempat saya membuatkan
laporan ini menyebut pencurian itu bisa saja terjadi karena data saya dicuri
dari mesin ATM BCA. Kok bisa tanya saya. “Ya iya. Saat bapak memasukan kartu
ATM Bapak, didalam ATM itu sudah ada alat yang mengkopi data-data bapak,”
katanya.

Waduh tambah pusing kepala saya. Jika kejahatan itu begitu canggihnya,
apakah yang sudah di buat BCA untuk menjamin keamanan dana nasabahnya?
Apakah BCA hanya bisa menarik dana dari iuran kartu debitnya setiap bulan
tanpa bisa membenahi mesin-mesin ATMnya, menyediakan peralatan pengamanan
yang terbaik, menyediakan kamera pengintai disetiap ATM bahkan membuat suatu
system keamanan yang benar-benar terpercaya sehingga dana nasabahnya yang
disimpan disana aman.

Bukankah ada berjuta-juta orang nasabah BCA di seluruh tanah air, kalau
kasus seperti saya terjadi apakah tidak mungkin dana mereka juga bisa
dikategorikan tidak aman. Jika dana saya hilang sepeti ini, maka saya sangat
meragukan kredibilitas BCA untuk menjaga uang nasabahnya yang dititipkan
kepadanya. Dengan kata lain saya ingin tegas kan bahwa SAYA TIDAK PERCAYA
LAGI DENGAN BCA.

Dalam kasus saya, saya melihat ini merupakan suatu kejahatan yang sangat
rapi yang saya takutkan dapat menimpa siapa saja. Kalau hari ini saya maka
bukan tidak mungkin juga dialami oleh nasabah BCA yang lain.

Sementara BCA seolah lepas tangan dan tidak peduli sama sekali dengan
kerugian nasabah. Malahan dalam kasus saya BCA hanya bisa menyalahkan saya
yang sudah menderita. Saya ibarat sudah jatuh ketimpa tangga pula. Saya
harus bolak balik melaporkan ke sana ke mari mulai dari Bank BCA kantor
cabang asal, Hallo BCA di Slipi hingga ke kantor polisi. Tidak ada satupun
petugas BCA yang mendampingi saya dalam kesulitan yang berat ini, kecuali
petugas Hallo BCA, itupun dengan sikap arogan yang menuduh saya melakukan
penipuan. Saya lantas berpikir kemana lagi tempat yang aman untuk menyimpan
uang jika di Bank saja uang kita bisa dirampok?

(JY- pemegang rekening BCA No 7570164XXX – Nama lengkap dan Alamat ada pada
redaksi)

Untuk informasi dll hubungi ¨085214282522 – 99478950

Kronologis Kehilangan Uang Di BCA

Tanggal 8/2 uang di tabungan saya masih 95.106.192

Pada hari itu saya membelanjalan uang melalui kartu debit BCA sejumlah
1.100.000 dan 299.000. Namun pada hari yang sama ada transaksi dengan
menggunakan kartu debit BCA atas nama saya dan PIN saya. Padahal saya tidak
pernah meminjamkan kartu debit saya, dan saya tidak pernah memberitahukan
kepada siapapun nomor PIN saya. Sampai sekarang saya bertanya-tanya dari
mana pencuri itu mengetahui PIN saya dan memiliki kartu itu padahal kartu
Debit saya itu selalu saya bawa kemanapun.

Tanggal 9/2 saya masih belum sadar tabungan saya di bobol.

Saya masih pergi santap malam dengan keluarga, bersama istri dan anak saya,
di sebuah hotel dan membayar dengan kartu Debit BCA saya. Pada jam yang sama
dengan jam saya dinner itu sang pencuri sedang beraksi menguras uang saya di
mesin ATM dengan menggunakan kartu Debit palsu yang memuat data-data saya
dengan sangat lihainya. Dari hasil kamera pengintai di sebuah ATM BCA
kelihatan si pencuri ini sangap pintar menyembunyikan wajahnya sehingga
hanya rambutnya saja yang nampak.

Tanggal 10/2 saya diare hebat sehingga tidak bisa keluar rumah. Tapi nun
disana uang saya setiap detik lenyap digondol si pencuri. Ia
berpindah-pindah ATM dan ia tahu ATM BCA mana yang tidak memiliki pengamanan
baik dan mana yang memiliki kamera. Namun herannya ini tidak bisa diketahui
oleh BCA.

Tanggal 11/2 saya bertemu dengan klien dan melakukan banyak kegiatan namun
karena masih lemas akibat diare saya pun pulang sebelum hari sore benar.
Pada hari itu uang saya sesuai hasil print buku tabungan ternyata tinggal
10.827.732 dan saya masih tidak sadar.

Tanggal 12/2 saya berangkat ke kantor dan berencana memprint buku tabungan
serta mengambil uang. Disitulah saya terkejut uang saya sudah tidak ada
tinggal 24.332,- saja. Saya bertanya dimana uang saya? Saya simpan di Bank
biar aman. Tapi mengapa hilang tak berbekas! Jika maling ayam aja diproses
dan pelakunya di houkum, nah ini sekarang suatu kejahatan luar biasa dengan
menggunakan kartu Debit BCA, apakah BCA akan diam saja dan tidak turun
menanganinya?

Kronologis Raibnya Uang Dalam Tahapan BCA

Saya adalah nasabah BCA KCP Taman Lestari Cengkareng Jakarta Barat dengan
saldo terakhir per tanggal 8 Februari 2008 sebesar Rp 94.025.000.

Pada tanggal 12 Februari 2008 ketika saya mau mengambil dana dari teller BCA
ternyata saldo saya tersisa tinggal Rp 24.332.10.

Saya tidak pernah mengambil daa sebanyak itu. Kemudian pada saat itu juga
saya langsung melapor kejadian kepada BCA Capem Cikini dan diminta mengisi
formulir keluhan yang disediakan oleh BCA dan pada hari yang sama saya juga
melaporkan ke BCA KCP Taman Palem.

Atas saran dari beberapa rekan termasuk dari costumer service/Hallo BCA pada
tanggal 14 Februari 2008 saya melaporkan kejadian tersebut ke Polda metro
Jaya dengan No Pol LP/480/K/II/ 2008/SPK Unit I.

Setelah dilakukan pemeriksaan kepada saya menurut analisa sementara penyidik
hal ini ada indikasi kemungkinan kerjasama dengan orang yang berkompeten
untuk membuka akses data bank/rekening BCA sehingga termasuk dalam Cyber
Crime.

Dari jumlah dana yang tersebut pada butir 2 diatas diantaranya adalah milik
pihak lain yang dititipkan kepada kami untuk kepentingan pembiayaan proses
pengurusan perijinan dari instansi pemerintah.

Berulangkali saya telah datang ke kantor cabang BCA Wisma BCA Jakbar, namun
ternyata karyawan yang menerima kedatangan saya seolah-olah kurang
responsive untuk membantu bagaimana solusinya utnuk dapat melacak keberadaan
raibnya dana tersebut sehingga dana yang hilang segera dapat kembali
mengingat dana tersebut sudah sangat diperlukan.

Bahwa saya selaku nasabah BCA yang selayaknya secara prioritas harus
mendapat perlindungan sebagaimana semestinya dari BCA. Sehubngan dengan hal
tersebut diatas bersama ini saya meminta kepada BCA untuk segera melakukan
langkah-langkah yang progresif sehingga saya sebagai nasabah tidak dirugikan
dan sejumlah dana yang hilang segera dapat ditanggulangi dan dikembalikan
kepada saya.

2 Tanggapan to “Vulnerabilities: Tentang Hacking di BCA”

  1. Pak, akhirnya penyelesaiannya bagaimana pak? Apakah BCA bertanggung jawab mengembalikan uang tersebut? Soalnya sekarang saya sedang mengalami nasib yang sama..ATM ada sama saya tetapi uang saya hilang untungnya saya sempat cek ATM sebelum semuanya amblas. BCA masih perlu waktu 14 hari untuk investigasi kartunya

  2. Bapak2 sekalian,

    Saya juga menjadi korban hal serupa,
    Pagi ini saya ketahui rekening saya dibobol orang menggunakan “ATM” dan PIN saya,
    Padahal kartu ATM berada bersama saya selalu.
    Saya sudah lapor ke BCA namun masih proses investigasi dan belum ada hasilnya.

    Mohon informasi dan petunjuknya bagaimana penyelesaian kasus bapak2 sekalian?

    Terimakasih.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: